Dasar Bahasa Pemrograman C# .NET

Programmer baru terkadang ragu terjun ke dalam bahasa c# karena ditakut-takui oleh sintaks bahasa yang unik seperti karaktek titik koma (;), kurung kurawal {}, dan back slash (\). Akan tetapi, setelah mengenal bahasa c#, umumnya ketakutan-ketakutan ini akan hilang dengan sendirinya. Berikut ini, ada empat prinsip umum yang perlu diketahui sebagai landasan belajar c#.

Case Sensitive

Beberapa bahasa pemrograman besifat case sensitive, sementara ada juga yang tidak. Java, C, C++, dan C# merupakan contoh dari bahasa pemrograman yang case sensitive, tetapi VB (Visual Basic) tidak membedakan antara huruf besar dan kecil. Perbedaan ini dapat membingungkan para -programmer yang sebelumnya belajar VB- terlebih dahulu sebelum tertarik dengan C#, mereka tidak menyadari bahwa keyword, variabel, dan function harus ditulis ke dalam bentuk yang lebih baik. Sebagai contoh, jika Anda hendak membuat sebuah pernyataan berkondisi di c# dengan menulis If bukannya if (huruf kecil), listing Anda tidak akan bisa dikenali dan compiler akan memberikan pesan error ketika Anda mencoba menjalankan kode tersebut.

C# juga memiliki beberapa keyword bawaan (definite preference keywords). Seperti keyword if, for, foreach, while, typeof, dan sebagainya, yang mana mereka selalu ditulis dalam huruf kecil. Ketka Anda mendefinisikan sebuah variabel sebaiknya mengikuti kaidah yang digunakan oleh programmer c# dan juga library class Framework .NET itu sendiri. Ini berarti Anda seharusnya memberi nama variabel dengan awalan huruf kecil ketika membuat variabel private dan mengawalinya dengan huruf besar ketika membuat variabel public. Sebagai contoh, mungkin saja memberi nama variabel private MyNumber di VB dan myNumber di C#. Tentu, Kita tidak harus mengikuti aturan ini selama kita memastikan menggunakan kapitalisasi yang sama secara konsisten.

Catatan: Jika Anda membuat aplikasi yang mungkin dilihat juga oleh programmer lain (misalnya, membangun komponen yang akan dijual ke sebuah perusahaan), menulis kode listing yang sesuai dengan aturan standard sangatlah penting. Visual Studio Help mempunyai informasi tentang pengkodean standard ini dan tentu saja Anda dapat memperoleh ringkasan dari beberapa kasus dalam “IDesign C# Coding Standard” ditulis oleh Juval Lowy yang tersedia di http://www.idesign.net/

Komentar

Komentar adalah teks deskriptif yang akan diabaikan oleh compiler. C# menyediakan dua tipe dasar komentar. Tipe yang pertama adalah komentar baris tunggal, yaitu komentar diawali dengan dua tanda slash (//) dan berlanjut hingga akhir baris. Cara lainnya, programmer c# juga dapat menggunakan komentar beberapa baris yaitu dengan menggunakan tanda /* dan */. Trik ini terkadang digunakan untuk menutupi beberapa blok kode supaya kode tersebut tidak ikut tereksekusi, akan tetapi blok kode ini sebenarnya masih ada di dalam source code. Sehingga jika nanti diperlukan Anda bisa merujuknya atau menggunakannya kembali.

// komentar satu baris
/* komentar
beberapa
baris */

C# juga menyediakan komentar berbasis XMl (eXtensible Markup Language) yang dapat menjelaskan kode Anda secara standard. Menggunakan komentar XML memerlukan tag khusus yang menunjukkan apakah komentar berlaku untuk class, method, parameter dan sebagainya. Berikut adalah contoh komentar yang menyediakan ringkasan sebuah aplikasi.

/// </summary>
/// Ini aplikasi
/// untuk situs e-commerce saya
/// </summary>

Komentar XML selalu dimulai dengan tiga slash (///). Keuntungan menggunakan komentar berbasis XML adalah bahwa automated tools (termasuk Visual Studio) dapat mengesktrak kode dan menggunakannya untuk membangun referensi dan dokumentasi. Untuk informasi lebih lanjut tentang komentar berbasis XML ini silahkan Anda merujuk pada artikel MSDN ini http://msdn.microsoft.com/magazine/cc302121.aspx.

Mengakhiri Pernyataan

C# menggunakan titik koma (;) sebagai akhir dari statement. Setiap pernyataan dalam C# harus diakhiri dengan titik koma, kecuali ketika Anda mendefinisikan struktur blok seperti method, pernyataan berkondisi, atau struktur looping. Dengan menghilangkan kode ini, Anda dapat dengan mudah membagi pernyataan ke dalam beberapa baris kode. Anda hanya cukup mengingat untuk meletakan tanda titik koma di akhir baris pada pernyataan tersebut.

Potongan kode di bawah ini menunjukkan empat cara yang setara untuk melakukan operasi yang sama (menambahkan tiga angka bersama-sama).

// pernyataan dalam satu baris
myValue = myValue1 + myValue2 + myValue3;

// pernyataan dipisah dalam dua baris
myValue = myValue1 + myValue2 +
myValue3;

// pernyataan dipisah dalam tiga baris
myValue = myValue1 +
myValue2 +
myValue3;

// dua kode pernyataan dalam satu baris
myValue = myValue1 + myValue2;
myValue = myValue + myValue3;

Seperti yang dapat Anda lihat pada contoh-contoh di atas, C# memberikan kebebasan untuk membagi statement ke dalam bentuk seperti yang Anda inginkan. Aturan umum praktis adalah membuat blok kode tersebut dapat terbaca sebaik mungkin. Dengan demikian, jika kode pernyataan terlalu panjang bagilah ke dalam beberapa baris sehingga mudah dibaca. Di sisi lain, jika Anda punya kode yang cukup kompleks yang melakukan beberapa opeasi sekaligus, Anda dapat memisahkan pernyataan tersebut ke dalam beberapa baris kode atau memisahkan logic ke dalam beberapa statement agar mudah dibaca.

Blok Kode

C#, Java dan bahasa C semua berkantung pada kode kurung kurawal {}. Anda dapat menemukan kode ini di sebelah kanan keyboard Anda (sebagian besar setelah tombol P).

Kurung kurawal menggabungkan beberapa blok pernyataan menjadi satu. Biasanya pada bahasa lain alasan menggunakan kurung kurawal adalah untuk dipanggil berulang-ulang (loop), pernyataan berkondisi (if else), atau dikelompokan untuk membuat sebuah function. Tapi dalam setiap kasus, kurung kurawal memainkan peran yang sama, yang membuat C# sederhana dan lebih ringkas dibandingkan dengan bahasa lain yang membutuhkan sintaks yang berbeda untuk setiap jenis struktur blok.

{
// pernyataan ditulis disini
}

Sumber: Beginning ASP.NET 4 in C# 2010 oleh Matthew MacDonald (hal 18)
Alih Bahasa: Imam Satibin

Variabel dan Tipe Data C# .NET

Seperti pada semua bahasa pemrograman, Anda dapat menyimpan data di C# menggunakan variabel. Variabel dapat menyiman nomor (angka), text, tanggal dan waktu, dan bahkan dapat pula menunjuk pada objek yang penuh (full-fledged objects).

Ketika Anda mendeklarasikan sebuah variabel, Anda memberinya sebuah nama dan menspesifikasikan tipe data yang akan disimpan. Untuk mendeklarasikan variabel lokal, Anda dapat memulai dengan menuliskan nama tipe data kemudian diikuti dengan nama variabel yang diinginkan. Tanda titik koma (;) akan mengakhiri pernyataan.

// Mendeklarasian sebuah variabel integer dengan nama errorCode.
int errorCode;

// Mendeklarasikan sebuah variabel string dengan nama myName.
string myName;

Catatan: Perlu diingat bahwa di C#, variabel ‘nama’ dan ‘Nama’ tidaklah sama. Para programmer C# kadang-kadang menggunakan ini untuk keuntungan mereka, yaitu dengan menamai nama variabel yang sama namun dengan perbedaan huruf besar (capitalization). Teknik ini kadang-kadang berguna ketika membedakan antra variabel private dan public di dalam sebuah kelas, tetapi Anda sebaiknya menghindari ini jika ada kemungkinan kerancuan.

Setiap bahasa yang menggunakan Framework .NET (baca: dot net) menggunakan tipe data yang sama. Bahasa yang berbeda mungkin juga memberikan sedikit nama yang berbeda, contohnya tipe data Integer di VB (Visual Basic) dikenal juga sebagai tipe data int di C# (C Sharp), tetapi CLR (Common Language Runtime) tidak membuat perbedaan diantara tipe data tersebut. CLR tetap menganggap keduanya sama-sama integer. Artinya, mereka hanyalah dua nama yang berbeda untuk tipe data dasar yang sama (dalam hal ini System.Int32). Desain ini memungkinkan untuk mengintegrasikan bahasa yang lebih dalam. Karena bahasa .NET berbagi -tipe data dasar- yang sama, Anda dapat dengan mudah menggunakan objek yang ditulis dengan bahasa .NET satu ke dalam sebuah aplikasi yang ditulis dengan bahasa .NET yang lainnya. Tentunya tanpa melakukan konversi lagi.

Catatan: Alasan mengapa semua bahasa .NET menggunakan tipe data yang sama adalah karena setiap bahasa .NET harus mematuhi peraturan Common Type System (CTS), sebuah standar EMCA rancangan Microsoft yang menetapkan aturan dasar bahwa semua bahasa .NET wajib mengikuti -tipe data dasar- ketika berhadapan dengan data.

Untuk menciptakan CTS ini Microsoft perlu menyeragamkan banyak inkonsistensi diantara VBScript, VB6, C++ dan bahasa lainnya. Solusinya adalah dengan menciptakan satu set -tipe data dasar- yang mana disediakan di library class .NET. Tabel di bawah ini adalah daftar -tipe data dasar- yang paling penting.

C# Name VB Name .NET Type Name Contains
byte Byte System.Byte Integer, dari 0 hingga 255
short Short System.Int16 Integer, dari -32.768 hingga 32.767
int Integer System.Int32 Integer, dari -2.147.483.648 hingga 2.147.483.647
long Long System.Int64 Integer, dari -9.2e18 hingga 9.2e18 (kira-kira)
float Single System.Single Floating point dari 3.4e38 hingga 3.4e38 (pecahan besar) atau -1.5e-45 hingga 1.5e-45 (pecahan kecil).
double Double System.Double Floating point dari –1.8e308 hingga 1.8e308 (pecahan besar) atau –5.0e-324 hingga 5.0e-324 (pecahan kecil)
decimal Decimal System.Decimal 128-bit fixed point yang mampu mendukung hingga 28 digit
char Char System.Char Karakter Unicode tunggal
string String System.String Serangkaian karakter Unicode
bool Boolean System.Boolean Bernilai TRUE atau FALSE
* Date System.DateTime Tanggal dan waktu dari tanggal 1 Januari tahun 1 Gregorian pukul 12.00.00 AM hingga tanggal 31 Desember tahun 9999 pukul 11.59.59 PM. Secara internal, tipe data ini disimpan sebagai 64-bit integer.
* * System.TimeSpan Periode waktu, dalam sepuluh detik atau tiga hari. Interval terkecil yang mungkin adalah 1 tick (100 nanodetik).
object Object System.Object Kelas utama dasar dari semua jenis bahasa .NET, bisa mengandung tipe data apa saja termasuk objek.

* Jika bahasa yang digunakan tidak menyediakan alias untuk tipe data, Anda harus menggunakan tipe data dari .NET

Anda juga dapat mendeklarasikan variabel dengan menggunakan nama tipe data dari library class .NET. Pendekatan ini menghasilkan varibel yang identik. Metode ini juga diperlukan ketika bahasa yang digunakan tidak memiliki alias untuk tipe data yang dimaksud. Sebagai contoh, Anda boleh mengganti tipe data dalam contoh C# sebelumnya menjadi potongan kode yang menggunakan nama tipe data dari .NET:

System.Int32 errorCode;
System.String myName;

Potongan kode ini menggunakan nama tipe data yang paling memenuhi syarat yang menunjukkan bahwa tipe data Int32 dan String adalah tipe data yang ditemukan dalam namespace System (bersama dengan semua tipe yang paling fundamental).

Sumber: Beginning ASP.NET 4 in C# 2010 oleh Matthew MacDonald
Alih Bahasa: Imam Satibin

Membuat Tabel di HTML

Dalam bahasa pemrograman untuk membuat web dikenal diantaranya adalah asp (active server pages), jsp (java server pages), html (hyper text markup language), php (php hypertext pre processor), dan sebagainya. Namun pada umumnya output yang dihasilkan tetap berupa html supaya bisa terbaca oleh browser.

tabel di html

Tabel di HTML

Tabel biasanya digunakan untuk mempercantik tampilan daftar atau list suatu data. Atau bisa juga digunakan sebagai pembanding dua atau beberapa item. Penggunaan tabel akan mempermudah pembaca dalam memaknai data suatu berkas.

Struktur Tabel di HTML

Untuk membuat table di dalam html diawali dengan tag <table> dan diakhiri dengan penutup tag </table>. Lebih lengkapnya tentang struktur tabel di html silahkan perhatikan tabel di bawah ini:

Kode Nama Fungsi
<table> table membuat tabel baru
<tr> table row baris di dalam tabel
<td> table data data di kolom

Jangan lupa untuk selalu menutup setiap markup, caranya yaitu denga tanda </ tagnya dan diakhiri dengan kurung >. Setelah selesai silahkan cek kevalidan markup tabel di W3 Markup Validator. Atribut di tabel ada banyak. Silahan merujuk pada W3 Schools untuk belajar coding html online secara gratis.

Belajar Coding HTML Online

Di era teknologi seperti sekarang ini, proses pembelajaran tidak selalu harus dilakukan di kelas dengan mendengarkan dosen atau guru mengajar. Kini belajar cukup dilakukan di depan komputer. Tidak hanyak untuk pelajaran Matematika, Ilmu Alam atau Ilmu Sosial. Belajar bahasa pemrograman pun bisa dilakukan secara online dimana saja dan kapan saja asalkan terhubung internet.

Untuk memulai pembelajaran secara online cukup sediakan laptop atau komputer dan koneksi internet. Tidak perlu berpakaian seragam atau menggunakan baju identitas sekolah. Bahkan, belajar bisa juga dilakukan sambil makan. Belajar online sangat fleksibel, tidak kaku seperti belajar di kampus atau sekolah. Di sini juga tidak ada peraturan-peraturan seperti instansi sekolah pada umumnya. Dan yang paling penting, belajar online itu tidak mahal, bahkan tidak dikenakan biaya alias gratis.

Selain itu, belajar online tidak mengenal usia, martabat dan derajat. Semua diperlakukan sama seperti pelajar lainnya. Semua orang boleh mengikuti metode pembelajaran ini.

belajar html5

Sama halnya dengan belajar coding html (hypertext transfer protocol). Jika tertarik dengan bahasa pemrograman dan web desain, silahkan merujuk pada W3 Schools. Di sana ada banyak sekali materi tentang html dan html5 dari mentor-mentor yang ahli di bidangnya masing-masing. Selain html, sekolah web ini juga menyampaikan CSS (cascading style sheet) sebagai standar suatu desain website.

Alamat website – www.w3schools.com

Bahasa HTML telah terbukti hingga sekarang belum ada yang berhasil menghack. Tetapi website yang murni html kurang interaktif dan cenderung lebih bersifat statis.

Bahasa Pemrograman

Apa yang disebut dengan bahasa pemrograman? Bagaimana cara kerjanya sehingga bisa membuat sebuah komputer bekerja sesuai dengan keinginan sang programer?

bahasa pemrograman

Definisi bahasa pemrograman (programming language), atau lebih sering disebut juga dengan bahasa komputer, adalah sebuah teknik atau metode yang berisi susunan kode dengan aturan-aturan tertentu untuk memerintah perangkat komputer bekerja sesuai dengan keinginan sang programmer. Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahasa pemrograman ini terdiri dari suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan atau diteruskan, dan jenis langkah apa yang akan diambil untuk memutuskan sebuah masalah.

Bahasa pemrograman itu sendiri berdasarkan dengan kedekatannya dengan mesin komputer bisa dibedakan menjadi:

  • Bahasa Mesin, yaitu bahasa yang hanya mengenal bilangan biner yaitu 1 untuk hidup atau 0 untuk mati.
  • Bahasa Tingkat Rendah, bahasa ini lebih dikenal dengan istilah bahasa assembler, yaitu bahasa yang menggunakan kode-kode singkatan (atau disebut juga dengan mnemonic), contohnya antara lain MOV, SUB, CMP, LOOP, dan sebagainya
  • Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia
  • Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar software pemrograman yang beredar saat ini adalah bahasa pemrograman Tingkat Tinggi, contohnya Visual Basic, Delphi, Java, Pascan dan sebagainya.